“Setelah Online Terbitlah On Air”; Cuap-Cuap Penebar Perdamaian Dunia (PEPADU) di CNL FM

“Sarana dapat menjadi tujuan, tapi tujuan juga mampu menjadi sarana” begitu Jurgen Habermas pernah memapar menganai bagaimana komunikasi dan perkembangan berpengaruh pada kehidupan sosial dalam masyarakat. Bersandar pada Teori Habermas, konkret di gambarkan oleh Tim Pepadu Duta Damai sebagai membangun jaringan, menciptakan ruang, memberi peluang peluang dalam mengelola potensi, semangat dan kreatifitas generasi muda khususnya pada momentum untuk menyebarkan perdamaian.

Kaitannya dengan tujuan menjadi sarana, Tim Pepadu  yang selama ini lebih banyak eksis menyebarkan konten positif mengenai perdamaian, menangkal hoax, radikalisme, terorisme dengan memanfaatkan sarana media online seperti web site, akun media sosial instagram, twitter, facebook , youtube dengan memperbarui secara berkala informasi berupa tulisan,  meme, komik, vidio dan produk lainnya.

Selain itu, kegiatan-kegiatan offline yang dilaksanakan dengan menggandeng beberapa jaringan kerja serta terlibat aktif dalam menyebarkan konten positif sesuai dnegan latar belakang dari masing-masing anggota Tim Pepadu. Misalnya, Mbak Ziadah Ziad, Rohani Inta Dewi dan Pak Surya yang sehari-hari bekerja sebagai Dosesn di beberapa Universitas swasta di Lombok, atau Pak Alfian, Saiful Hamdi, Saikin yang berprofesi sebagai guru di sekolah negeri ataupun swasta, pada tiap aktifitas mereka dalam berinteraksi dengan mahasiswa ataupun sisiwa, mengaku rutin menyelipkan pesan-pesan kaitannya dengan bijak bermedia sosial dan turut aktif menyebarkan konten damai.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Anggota Tim yang saat ini masih duduk di bangku perkulianan Biran, Rizki, Ade Sukma, Imam Sofhil mereka adalah mahasiswa yang penuh kreatifitas, dan cukup potensial ke depan dalam mengawal misi duta damai dalam pergaulan di lingkungan kampus. Misi menyebar informasi sekaligus sosilisasi mengenai peran dan fungsi duta damai terimplementasi dalam berbagai kegiatan sehari-hari dari Maia R, dan Taufik.

Kegiatan-kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya berjejaring dengan banyak pihak, memanfaatkan sarana pertemuan formal dan informal  selanjutnya merambah menjadi kegiatan-kegiatan menarik lainnya. Sebagaimana yang dilaksanakan pada Jumat 17 November 2017, Tim Pepadu Duta Damai Dunia Maya diundang secara khusus  untuk mengisi acara Talk Show On Air Sapa Persada Friday to Sunday  di 95,1 CNL FM  Lombok Radio. Saluran radio yang cukup banyak disimak kaula muda khususnya di kota Mataram.

Talk Show bertema Peran Pemuda Duta Damai menghadirkan Anggota Tim Pepadu Mbak Rohani Inta Dewi, Taufik, Riski, Surya, menceritakan secara bergantian mengenai bagaimana awalnya terjaring Duta Damai Dunia Maya (D3M) Mataram  sebanyak 60 orang yang difasilitasi PMD-BNPT dan telah di latih pada akhir Oktober lalu. Selain itu para pembicara membahas pula mengenai pentingnya generasi muda untuk lebih selektif menerima, menyaring informasi khususnya yang tersebar di dunia maya.  Acara yang dipandu Disk Jokey (DJ) Mudji CNL Radio berlangsung selama 1 jam dari pukul 08.00 wita sampai 09.00 wita ditutup dengan closeing statmen dan pesan bersama untuk generasi muda dan pengguna media sosial “saring sebelum sharing dan bijaklah bermedia sosial”*** 🙂

 

 

maia rahmayati

Inaq Millenial Gen #Pepadu Menyukai membaca, masak, traveling dan penganut Mazhab "Garis Lucu"

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *